Senin, 11 Agustus 2014

Saat Tepat Mengawinkan Sapi

Seringkali kita mendengar keluhan peternak bahwa sapinya sudah dikawinkan berulang kali akan tetapi tidak bunting, hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor antara lain kelainan saluran reproduksi sapi betina tersebut, penyakit, kualitas semen yang digunakan (mungkin terjadi kerusakan saat penyimpanan) ataupun kualitas pejantan yang dipakai, keterampilan petugas IB, dan tidak kalah penting adalah ketepatan waktu mengawinkan sapi sehingga prosentase kejadian kebuntingan tinggi. Pada postingan ini akan dibahas waktu yang tepat untuk mengawinkan sapi agar prosentase terjadinya kebuntingan tinggi.

1. Umur Berapa  Sapi Dara Ideal dikawinkan Untuk Pertama Kali??
            Pada umur 8 s.d 11 bulan biasanaya sapi betina sudah menunjukan tanda tanda birahi, ini berarti saluran reproduksinya sudah berkembang sempurna dan bila terjadi perkawinan dapat terjadi kebuntingan. Akan tetapi pada umur tersebut tubuhnya belum siap untuk bunting, jika dipaksakan untuk bunting maka perkembangan sapi tersebut tidak akan optimal, selain itu juga dapat menyebabkan kesulitan melahirkan. Waktu ideal untuk mengawinkan sapi dara untukpertama kalinya ketika tubuh sudah siap untuk bunting yaitu sekitar  umur 24 s.d 30 bulan, dengan masa kebuntingan sekitar 285 hari diharapkan ketika umur 3 tahun sapi sudah beranak untuk pertama kalinya.

2. Waktu yang tepat untuk mengawinkan Sapi
            Waktu yang tepat untuk mengawinkan sapi betina adalah ketika sapi tersebut birahi. Birahi adalah suatu keadaan dimana sapi betina mau menerima pejantan untuk melakukan perkawinan, tidak seperti primata tingkat tinggi seperti manusia sapi betina hanya mau menerima pejantan untuk perkawinan hanya ketika birahi saja. Sedangakan untuk pejantan yang normal akan siap melakukan perkawinan kapan saja jika ada betina/induk yang birahi.
            Tanda - tanda sapi birahi sebagai berikut:
a. Perubahan tingkah laku yaitu menjadi gelisah, sering melenguh,saling menaiki, nafsu makan berkurang bahkan bisa hilang sama sekali.

Gambar 1. Saling menaiki sesama salah satu tanda birahi


b. Perubahan Fisik yaitu:

Gambar 2. Selaput mukosa vagina bagian dalam merah


Gambar 3. Vulva Bengkak

Gambar 4. Keluar Lendir Jernih dari Vagina  (Seperti Putih Telur)

Tanda tanda birahi seperti diatas pada sapi biasanya terjadi setiap 19 - 21 hari sekali, dan berlangsung selama 13 - 17 jam. Waktu pengamatan yang baik ketika pagi, siang atau sore hari ketika sapi beristirahat, sedangkan waktu mengawinkan yang ideal adalah sekitar 12 jam setelah tanda birahi awal teramati, artinya jika dipagi hari teramati tanda birahi maka sapi dikawinkan pada sore hari, dan bila teramati birahi pada sore hari maka dikawinkan besok paginya sebelum jam 12. Jika dikawinkan terlalu cepat atau terlalu lambat bukannya tidak akan terjadi kebuntingan, akan tetapi 12 jam setelah tanda awal birahi adalah waktu paling ideal dengan prosentase terjadinya kebuntingan paling .
Untuk lebih lengkapnya anda dapat  download dengan klik link berikut :
menentukan waktu perkawinan ternak sapi

1 komentar:

mim beji mengatakan...

sapi dah beranak satu kali, setelah birahi pertama paska lahir birahi ldah di IB tapi dalam waktu 24 jam masih saja mengeluarkan cairan bening, kemudian stelah 21 tepatnya sabtu tgl 3 september 2016 pkl 14.00 birahi dengan ciri mengeluarkan cairan bening paginya di IB, pukul 1 siang muncul cairan malam terlihat masih mengeluarkan cairan senin pagi tgl 5 di IB lg siang muncul cairan lg bahkan sampai malam ini msh mengeluarkan cairan. (singkatnya dalam 2 hari masih muncul cairan bening/birahi). . mohon pencerahanya

Cara Mudah Mendeteksi Sapi Bunting

Usaha peternakan sapi di Indonesia didominasi oleh usaha skala rumah tangga dimana kepemilikan ternak hanya 2 sampai lima ekor. Pada kondis...